Hubungan Industri dan Syarat Kerja

Print
Category: Bidang
Created on Friday, 28 February 2014 Written by Administrator

HUBUNGAN INDUSTRI DAN SYARAT KERJA


1.   Kedudukan

Bidang Hubungan Industri dan Syarat Kerja dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugas dan fungsinya bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.


2.   Tugas Pokok

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja mempunyai tugas dan fungsi:

  1. Merencanakan, menyusun program kerja, memantau dan mengevaluasi Pembinaan Organisasi Pekerja dan Organisasi Pengusaha, Lembaga Kerjasama (LKS) Bipartit, Peraturan Perusahaan, Perjanjian Kerja Bersama, Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Harian Lepas, Kebutuhan Hidup Layak (KHL), Pengupahan dan Jaminan Sosial, Keluarga Berencana (KB) di Perusahaan, Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja / Buruh ;
  2. Merencanakan, menyusun program kerja, memantau dan mengevaluasi Pembinaan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, Mogok Kerja dan Penutupan Perusahaan (Lock Out) ;
  3. Merencanakan, menyusun program kerja, memantau, mengevaluasi pelaksanaan sidang–sidang Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit dan rapat dewan pengupahan ;
  4. Merencanakan, menyusun program kerja, memantau dan mengevaluasi penyuluhan – penyuluhan ;
  5. Melaksanakan koordinasi dengan instansi atau organisasi terkait ;
  6. Memberikan saran/telahan kepada atasan sesuai bidang tugasnya ;
  7. Membuat laporan pelaksanaan tugas sebagai bahan informasi dan evaluasi ;
  8. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan;


3.   Seksi

Bidang Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Pekerja terdiri dari :

  1. Seksi Hubungan Industrial ;
  2. Seksi Syarat Kerja ;

Tiap Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja.

 

3.1 Seksi Hubungan Industrial

Seksi Hubungan Industrial mempunyai tugas :

  1. Melaksanakan penyuluhan – penyuluhan ;
  2. Melaksanakan pembinaan terhadap orgasnisasi pekerja, organisasi pengusaha dan lembaga kerjasama (LKS) Bipartit;
  3. Melaksanakan Verifikasi Keanggotaan Serikat / Serikat Buruh;
  4. Melaksanakan inventarisasi mengenai keberadaan sarana – sarana Hubungan Industrial;
  5. Meneliti kelengkapan administrasi dan mencatat organisasi pekerja dan lembaga kerjasama (LKS) Bipartit;
  6. Menyiapkan dan melaksanakan sidang – sidang lembaga kerjasama ( LKS) Tripartit;
  7. Memberikan pelayanan konsultasi mengenai organisasi pekerja, organisasi pengusaha dan lembaga kerjasama (LKS) Bipartit;
  8. Melaksanakan pembinaan penyelesaian perselisihan hubungan industrial sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  9. Menginventarisasi Perselisihan Hubungan Industrial ;
  10. Menerima lamaran dan melaksanakan seleksi administrasi calon konsiliator dan calon arbiter;
  11. Memberikan pelayanan konsultasi dan menangani perselisihan hubungan industrial, mogok kerja dan penutupan perusahaan (Lock Out);
  12. Memberikan saran / telaahan kepada atasan sesuai bidang tugasnya ;
  13. Membuat laporan pelaksanaan tugas sebagai bahan informasi dan evaluasi ;
  14. Melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan atasan ;


3.2 Seksi Syarat Kerja

Seksi Syarat Kerja mempunyai tugas :

  1. Melaksanakan penyuluhan – penyuluhan ;
  2. Melaksanakan pembinaan peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, perjanjian kerja waktu tertentu, pekerja harian lepas dan perusahaan penyedia jasa pekerja / buruh ;
  3. Melaksanakan pembinaan keluarga berencana (KB) diperusahaan ;
  4. Melaksanakan pembinaan pengupahan dan jaminan sosial ;
  5. Menyiapkan bahan untuk pelaksanaan survey Kebutuhan Hidup Layak (KHL) ;
  6. Menyiapkan bahan untuk rapat Dewan Pengupahan ;
  7. Meneliti kelengkapan administrasi dan mengoreksi peraturan perusahaan dan perjanjian kerja bersama untuk pemberian pengesahan peraturan perusahaan dan pendaftaran perjanjian kerja bersama ;
  8. Mengoreksi dan melaksanakan pencatatan perjanjian kerja waktu tertentu ;
  9. Meneliti kelengkapan administrasi untuk pemberian ijin operasional sebagai perusahaan penyedia jasa pekerja / buruh ;
  10. Memberikan pelayanan konsultasi mengenai persyaratan kerja ;
  11. Memberikan saran/telaahan kepada atasan sesuai bidang tugasnya ;
  12. Membuat laporan pelaksanaan tugas sebagai bahan informasi dan evaluasi ;
  13. Melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan atasan.


 

2011 Hub. Industri & Syarat Kerja.
Powered by Joomla 1.7 Templates